Sebagai seorang yang mengemudikan mobil, pastinya Anda pernah merasakan
salah satu kejadian paling tidak mengenakkan yang pernah dialami seorang
pengemudi mobil yaitu mogok. Kejadian tersebut pastinya sangat
menyebalkan, terutama bila Anda sedang diburu waktu untuk bisa segera
sampai di suatu tempat. Ditambah kenyataan bahwa Anda kurang paham
mengenai seluk-beluk mesin, komplit sudah penderitaan.
Untuk mengatasinya (terutama bagi Anda yang tidak
mengerti mesin mobil), ada tips-tips singkat yang mungkin bisa dilaksanakan.
Siapa tahu, dengan pengetahuan baru ini, kerusakan yang dialami mobil tidak
parah dan masih bisa diakali supaya bisa jalan sampai ke bengkel terdekat.
Lagipula, Anda tentunya tidak ingin mobil kesayangan (atau mungkin satusatunya)
ditaruh di sebuah tempat yang asing bukan? Berikut kiat-kiatnya
1. Periksa power listrik di koil apakah tersambung atau tidak
2. Lihat distributor dan tempel ke bodi mobil, kemudian starter mobil mengecek ada
power/percikan listrik atau tidak.
3. Bila tidak ada, periksa bagian platina apakah kotor/tidak.
4. Ulangi langkah kedua, kalau ada pengapian berarti mobil
siap jalan.
5. Bila masih juga mogok coba cek bahan bakar. Ambil botol,
masukkan selang bensin ke botol lalu starter mobil. Kalau
bensin keluar, berarti bahan bakar masih berfungsi baik.
6. Bila tidak keluar, berarti pompa/saringan bensin kotor.
Kalau sudah begini tidak bisa lain, telepon bengkel
langganan supaya mobil Anda bisa diderek dan diperbaiki.
Luasnya Hidup
Entri Populer
-
Sebagai seorang yang mengemudikan mobil, pastinya Anda pernah merasakan salah satu kejadian paling tidak mengenakkan yang pernah dialami se...
-
Jika Anda pemilik kendaraan, entah itu kendaraan roda dua, tiga, empat ataupun lebih dari empat, info Roda pada Senin (24/03) tentu bemanfa...
-
AYAM UDANG ASAM MANIS BAHAN: 1 dada ayam, haluskan 150 gram udang, haluskan 50 gram tepung sagu 1 butir telur 1 sdt garam dan 1/2 sdt ...
-
Sulit di- starter atau mesin tidak mau hidup kerap menjadi masalah tersendiri bagi mobil pribadi seseorang, apalagi bila ternyata si pemili...
-
Bila kau diam Angin runyam Dunia kelam Aku karam dalam suram Bila kau berpaling Samudera mengering Dunia pun berhenti berkeliling T...
-
file:///D:/Dokumen/Perpustakaan_digital/perpustakaan%20digital.exe
Senin, 14 Februari 2011
Mobil Sulit Dihidupkan, Bagaimana Mengatasinya?
Sulit di- starter atau mesin tidak mau hidup kerap menjadi masalah tersendiri
bagi mobil pribadi seseorang, apalagi bila ternyata si pemiliknya sama sekali
tidak mengerti bagaimana merawat mobil. Jangan sampai Anda menjadi salah
satu diantara mereka yang buta teknologi, sebab mati mesin tak jarang terjadi
di saat Anda sama sekali tidak mengharapkannya (misalnya menjelang rapat
penting). Untuk itu, simak tips- tips berikut ini.
Hal pertama yang perlu diketahui adalah sistem kelistrikan mobil, konvensional
ataukah mobil modern yang sudah menggunakan CDI (dalam arti serba elektronik). Bila mobil Anda
telah menggunakan sistem serba elektronik, jangan berusaha untuk membetulkannya secara
manual karena sistem ini membutuhkan ahli mekanik yang handal serta peralatan yang hanya ada
di bengkel-bengkel mobil.
Biasanya ada dua hal yang menjadi penyebab mobil tidak bisa di- starter,
pertama adalah karena aki yang sudah dalam kondisi kurang bagus sistem
kelistrikannya. Kedua adalah karena supply listrik pada dinamo pada sistem
pengapian konvensional. Platina mungkin sudah tidak baik. Kalo teknologi yang
lebih maju, mungkin karena CDI. Kalou udah masalah CDI, perluke bengkel
karena udah rumit dan sulit ditangani sendiri. Di permukaan atas dari aki ada
indikator yang menunjukkan kondisi terakhir dari aki. Bisa nunjukkin kondisi aki
bagus/rusak, atau air aki kosong.
Kalo udah diperiksa tapi mobil masih tidak bisa dihidupkan, hal itu bisa jadi disebabkan karena
platina dan kondensor. Masalah biasanya pada plat yang terdapat di platina. Kalo tonjolannya sudah
kusam berarti berarti tidak bisa menangkap percikan listrik. Supaya platina bisa kembali berfungsi
dengan baik, gunakan amplas untuk menghapus debu/flek yang menempel. Bila sudah selesai,
pasang kembali pada posisi semula. Platina yang telah dibersihkan biasanya akan mampu
memancing percikan api sehingga kembali besar, Bila tidak, berarti platina sudah tidak bisa dipakai
dan harus diganti.
Langkah berikutnya adalah melakukan pemeriksaan boks sekring. Perhatikan apakah sekring yang
telah terpasang masih utuh atau tidak. Kalau kawat sambungannya sudah putus, berarti sekring
sudah harus diganti. Untuk keadaan darurat, Anda bisa memakai kawat atau serabut kabel untuk
dipasang sementara pada sekring tersebut. Hal ini tidak direkomendasikan sebagai solusi
permanen, karena itu ganti secepatnya dengan membawa mobil ke bengkel.
Hal terakhir yang biasa menjadi biang keladi mesin mobil tidak bisa di- starter
adalah karena suplai bahan bakar/udara yang kurang pada sistem karburator
(dalam hal ini berarti saringan karburator kotor). Periksa saringannya, cabut
filter- nya dan bersihkan dengan kuas atau sikat gigi. Jangan gunakan alat
pemanas seperti hair-dryer dan sejenisnya, karena hal tersebut bisa merusak
dinding saringan udara.
Bila semuanya sudah dilakukan dan tidak ada perkembangan, tidak bisa tidak,
bawalah mobil Anda ke bengkel terdekat. Jangan-jangan, kerusakan bukan hanya pada aki atau
platina Anda.
bagi mobil pribadi seseorang, apalagi bila ternyata si pemiliknya sama sekali
tidak mengerti bagaimana merawat mobil. Jangan sampai Anda menjadi salah
satu diantara mereka yang buta teknologi, sebab mati mesin tak jarang terjadi
di saat Anda sama sekali tidak mengharapkannya (misalnya menjelang rapat
penting). Untuk itu, simak tips- tips berikut ini.
Hal pertama yang perlu diketahui adalah sistem kelistrikan mobil, konvensional
ataukah mobil modern yang sudah menggunakan CDI (dalam arti serba elektronik). Bila mobil Anda
telah menggunakan sistem serba elektronik, jangan berusaha untuk membetulkannya secara
manual karena sistem ini membutuhkan ahli mekanik yang handal serta peralatan yang hanya ada
di bengkel-bengkel mobil.
Biasanya ada dua hal yang menjadi penyebab mobil tidak bisa di- starter,
pertama adalah karena aki yang sudah dalam kondisi kurang bagus sistem
kelistrikannya. Kedua adalah karena supply listrik pada dinamo pada sistem
pengapian konvensional. Platina mungkin sudah tidak baik. Kalo teknologi yang
lebih maju, mungkin karena CDI. Kalou udah masalah CDI, perluke bengkel
karena udah rumit dan sulit ditangani sendiri. Di permukaan atas dari aki ada
indikator yang menunjukkan kondisi terakhir dari aki. Bisa nunjukkin kondisi aki
bagus/rusak, atau air aki kosong.
Kalo udah diperiksa tapi mobil masih tidak bisa dihidupkan, hal itu bisa jadi disebabkan karena
platina dan kondensor. Masalah biasanya pada plat yang terdapat di platina. Kalo tonjolannya sudah
kusam berarti berarti tidak bisa menangkap percikan listrik. Supaya platina bisa kembali berfungsi
dengan baik, gunakan amplas untuk menghapus debu/flek yang menempel. Bila sudah selesai,
pasang kembali pada posisi semula. Platina yang telah dibersihkan biasanya akan mampu
memancing percikan api sehingga kembali besar, Bila tidak, berarti platina sudah tidak bisa dipakai
dan harus diganti.
Langkah berikutnya adalah melakukan pemeriksaan boks sekring. Perhatikan apakah sekring yang
telah terpasang masih utuh atau tidak. Kalau kawat sambungannya sudah putus, berarti sekring
sudah harus diganti. Untuk keadaan darurat, Anda bisa memakai kawat atau serabut kabel untuk
dipasang sementara pada sekring tersebut. Hal ini tidak direkomendasikan sebagai solusi
permanen, karena itu ganti secepatnya dengan membawa mobil ke bengkel.
Hal terakhir yang biasa menjadi biang keladi mesin mobil tidak bisa di- starter
adalah karena suplai bahan bakar/udara yang kurang pada sistem karburator
(dalam hal ini berarti saringan karburator kotor). Periksa saringannya, cabut
filter- nya dan bersihkan dengan kuas atau sikat gigi. Jangan gunakan alat
pemanas seperti hair-dryer dan sejenisnya, karena hal tersebut bisa merusak
dinding saringan udara.
Bila semuanya sudah dilakukan dan tidak ada perkembangan, tidak bisa tidak,
bawalah mobil Anda ke bengkel terdekat. Jangan-jangan, kerusakan bukan hanya pada aki atau
platina Anda.
Info Si Karet Bundar
Jika Anda pemilik kendaraan, entah itu kendaraan roda dua, tiga, empat
ataupun lebih dari empat, info Roda pada Senin (24/03) tentu bemanfaat.
Sebab info seputar Si Karet Bundar yang lazim dikenal dengan nama Ban,
dikupas habis. Ada beberapa tips yang hadir mengenai cara untuk merawat Ban
agar
tetap nyaman dan juga tahan lama. Tips tersebut adalah :
1. Ukuran ban dan corak telapak ban harus sesuai. Minimal pada satu as memiliki merek serta
ciri khas yang sama.
2. Gunakanlah Ban dengan kontruksi yang sama (misal : dari bahan Polyester atau baja).
3. Ban Tubles harus dipasang pada pelek yang khusus untuk ban tubles. Begitu pula
sebaliknya. Karena jenis ban yang menggunakan ban dalam tetapi menggunakan pelek
tubeles, akan mengakibatkan berkurangnya tekanan angin. Sementara apabila Anda
memilih untuk menggunakan ban jenis tubles, jangan memaksa untuk menggunakan ban
dalam. Sebab pada kecepatan tinggi panas udara dalam ban akan cepat naik dan efeknya
Si karet bundar setiap saat mudah meledak.
4. Pemasangan ban dalam harus disesuaikan dengan jenisnya dengan ban luar. Dan apabila
memungkinkan gunakan ban dalam yang semerek dengan ban luar.
5. Perhatikan pula kondisi Ban yang Anda gunakan pada kendaraan Anda.
Caranya untuk dapat mengenali kondisi si Karet bundar begitu mudah. Kenali Si Karet
Bundar dengan melihat petunjuk TWI (Thread Wear Indocator). Jadikan angka ukuran
pada TWI sebagai patokan. Sesudahnya, coba Anda ukur dengan penggaris ketebalan
alur ban dari dasar alur. Jika kurang dari 2 mm sebaiknya Anda segera ganti ban
Anda dengan yang baru.
Tips diatas, tentunya bermanfaat bagi Anda. Namun tentu ada diantara Anda yang
kurang begitu memahami karakteristik ban yang di jual di pasaran. Amat mudah
untuk mengenali jenis ban yang Anda gunakan. Coba Anda perhatikan sisi ban. Pada setiap jenis
ban akan tertulis sejumlah angkat atau huruf yang sebenarnya telah menjelaskan secara mendetil
karakteristik ban. Misalnya, pada sebuah ban tertulis 195/65R15 92H.
Apa yang tertera di samping ban dapat dikategorikan sebagai berikut :
1. Angka 195 merupakan petunjuk lebar penampang ban. Semakin besar ukuran
penampang ban, semakin besar pula telapak ban.
2. Angka 65 R merupakan petunjuk mengenai ketinggian ban diukur mulai dari
pelek hingga penampang ban yang menempel pada jalan. Semakin besar
angkanya maka semakin tebal pula dinding ban jika dilihat dari samping luar
(jika diukur dari pelek).
3. Angka 92 H menunjukkan kecepatan minimum dan juga maksimum ban.
Semakin besar tingkatakn angka yang ditunjukan maka semakin besar pula
kekuatan ban terhadap kecepatan tertentu.
Untuk angka terakhir yang disebutkan ada sedikit penjelasannya. Dalam dunia Si Karet Bundar,
pihak produsen biasa mencantumkan kode standarisasi kecepatan ban. Ada beberapa klasifikasi
kecepatan yang dicantumkan pada setiap jenis ban, klasifikasi tersebut adalah :
1. TR Ban jenis ini mampu digunakan untuk kecepatan kendaraan sekitar 100 Km/jam.
2. HR Ban jenis ini mampu digunakan untuk kendaraan yang melaju dengan kecepatan 210
Km/jam.
3. VR Ban jenis ini dapat digunakan pada kendaraan yang mampu melaju pada kecepatan 260
km/jam
4. ZR kode tersebut menunjukkan bahwa ban jenis ini mampu digunakan pada kendaraan
yang mampu melaju pada keceparan 340 km/jam.
Mana kode ban yang kiranya sesuai dengan jenis kendaraan yang Anda miliki, silakan Anda
sesuaikan. Hanya saja, Anda perhatikan pula perawatan ban yang Anda gunakan seperti apa yang
dituliskan diatas. Sebab salah-salah ban yang Anda gunakan justru menjadi bumerang dan
berakibat kurang baik.Sebagai infomasi tambahan, bagi Anda yang suka bepergian tak ada
salahnya jika Si Karet Bundar diberi sedikit cairan penambal.
Dengan cairan tersebut, maka dijamin Si Karet Bundar akan aman-aman saja.
Sebab fungsi cairan penambal tersebut yakni merekatkan kembali bagian ban yang
tertusuk benda tajam. Bahkan adad sejumlah bengkel mengatakan bahwa untuk
jenis paku dengan panjang 10 mm yang menusuk pada ban dapat tertahan. Oh ya,
jika Anda merasa takut cairan tersebut akan merusak bagian dalam ban, Anda tak
perlu khawatir.
Justru cairan tersebut melindungi bagian dalam ban sekaligus melindugi pelek
Anda dari goresan. Cara membersihkannya pun terbilang mudah, Anda tinggal semprotkan air pada
bagian dalam ban, ataupun mengelap bagian dalam pelek dengan lap kering. Mudah bukan ? Nah
informasi yang dikupas habis mengenai dunia seputar Si Karet Bundar diatas kami harap dapat
bermanfaat bagi Anda. Karena maklum, dalam kondisi yang kurang menentu seperti sekarang tips
dan trik berguna jenis apapun pastinya ingin Anda dapatkan. Terutama bagaimana caranya untuk
dapat mempetahankan keawetan ban. Bukan begitu bukan ?
ataupun lebih dari empat, info Roda pada Senin (24/03) tentu bemanfaat.
Sebab info seputar Si Karet Bundar yang lazim dikenal dengan nama Ban,
dikupas habis. Ada beberapa tips yang hadir mengenai cara untuk merawat Ban
agar
tetap nyaman dan juga tahan lama. Tips tersebut adalah :
1. Ukuran ban dan corak telapak ban harus sesuai. Minimal pada satu as memiliki merek serta
ciri khas yang sama.
2. Gunakanlah Ban dengan kontruksi yang sama (misal : dari bahan Polyester atau baja).
3. Ban Tubles harus dipasang pada pelek yang khusus untuk ban tubles. Begitu pula
sebaliknya. Karena jenis ban yang menggunakan ban dalam tetapi menggunakan pelek
tubeles, akan mengakibatkan berkurangnya tekanan angin. Sementara apabila Anda
memilih untuk menggunakan ban jenis tubles, jangan memaksa untuk menggunakan ban
dalam. Sebab pada kecepatan tinggi panas udara dalam ban akan cepat naik dan efeknya
Si karet bundar setiap saat mudah meledak.
4. Pemasangan ban dalam harus disesuaikan dengan jenisnya dengan ban luar. Dan apabila
memungkinkan gunakan ban dalam yang semerek dengan ban luar.
5. Perhatikan pula kondisi Ban yang Anda gunakan pada kendaraan Anda.
Caranya untuk dapat mengenali kondisi si Karet bundar begitu mudah. Kenali Si Karet
Bundar dengan melihat petunjuk TWI (Thread Wear Indocator). Jadikan angka ukuran
pada TWI sebagai patokan. Sesudahnya, coba Anda ukur dengan penggaris ketebalan
alur ban dari dasar alur. Jika kurang dari 2 mm sebaiknya Anda segera ganti ban
Anda dengan yang baru.
Tips diatas, tentunya bermanfaat bagi Anda. Namun tentu ada diantara Anda yang
kurang begitu memahami karakteristik ban yang di jual di pasaran. Amat mudah
untuk mengenali jenis ban yang Anda gunakan. Coba Anda perhatikan sisi ban. Pada setiap jenis
ban akan tertulis sejumlah angkat atau huruf yang sebenarnya telah menjelaskan secara mendetil
karakteristik ban. Misalnya, pada sebuah ban tertulis 195/65R15 92H.
Apa yang tertera di samping ban dapat dikategorikan sebagai berikut :
1. Angka 195 merupakan petunjuk lebar penampang ban. Semakin besar ukuran
penampang ban, semakin besar pula telapak ban.
2. Angka 65 R merupakan petunjuk mengenai ketinggian ban diukur mulai dari
pelek hingga penampang ban yang menempel pada jalan. Semakin besar
angkanya maka semakin tebal pula dinding ban jika dilihat dari samping luar
(jika diukur dari pelek).
3. Angka 92 H menunjukkan kecepatan minimum dan juga maksimum ban.
Semakin besar tingkatakn angka yang ditunjukan maka semakin besar pula
kekuatan ban terhadap kecepatan tertentu.
Untuk angka terakhir yang disebutkan ada sedikit penjelasannya. Dalam dunia Si Karet Bundar,
pihak produsen biasa mencantumkan kode standarisasi kecepatan ban. Ada beberapa klasifikasi
kecepatan yang dicantumkan pada setiap jenis ban, klasifikasi tersebut adalah :
1. TR Ban jenis ini mampu digunakan untuk kecepatan kendaraan sekitar 100 Km/jam.
2. HR Ban jenis ini mampu digunakan untuk kendaraan yang melaju dengan kecepatan 210
Km/jam.
3. VR Ban jenis ini dapat digunakan pada kendaraan yang mampu melaju pada kecepatan 260
km/jam
4. ZR kode tersebut menunjukkan bahwa ban jenis ini mampu digunakan pada kendaraan
yang mampu melaju pada keceparan 340 km/jam.
Mana kode ban yang kiranya sesuai dengan jenis kendaraan yang Anda miliki, silakan Anda
sesuaikan. Hanya saja, Anda perhatikan pula perawatan ban yang Anda gunakan seperti apa yang
dituliskan diatas. Sebab salah-salah ban yang Anda gunakan justru menjadi bumerang dan
berakibat kurang baik.Sebagai infomasi tambahan, bagi Anda yang suka bepergian tak ada
salahnya jika Si Karet Bundar diberi sedikit cairan penambal.
Dengan cairan tersebut, maka dijamin Si Karet Bundar akan aman-aman saja.
Sebab fungsi cairan penambal tersebut yakni merekatkan kembali bagian ban yang
tertusuk benda tajam. Bahkan adad sejumlah bengkel mengatakan bahwa untuk
jenis paku dengan panjang 10 mm yang menusuk pada ban dapat tertahan. Oh ya,
jika Anda merasa takut cairan tersebut akan merusak bagian dalam ban, Anda tak
perlu khawatir.
Justru cairan tersebut melindungi bagian dalam ban sekaligus melindugi pelek
Anda dari goresan. Cara membersihkannya pun terbilang mudah, Anda tinggal semprotkan air pada
bagian dalam ban, ataupun mengelap bagian dalam pelek dengan lap kering. Mudah bukan ? Nah
informasi yang dikupas habis mengenai dunia seputar Si Karet Bundar diatas kami harap dapat
bermanfaat bagi Anda. Karena maklum, dalam kondisi yang kurang menentu seperti sekarang tips
dan trik berguna jenis apapun pastinya ingin Anda dapatkan. Terutama bagaimana caranya untuk
dapat mempetahankan keawetan ban. Bukan begitu bukan ?
Sabtu, 12 Februari 2011
Resep Serba Ayam
AYAM UDANG ASAM MANIS
BAHAN:
1 dada ayam, haluskan
150 gram udang, haluskan
50 gram tepung sagu
1 butir telur
1 sdt garam dan 1/2 sdt merica bubuk
2 sdt bumbu penyedap serba guna rasa ayam
3 siung bawang putih, cincang halus, tumis
1 buah nanas, potong menurut selera
100 gram kapri
Minyak goreng secukupnya
SAUS:
250 ml sari jeruk manis
3 sdm saus tomat
3 cm jahe, memarkan
1 sdm gula pasir
1 sdm cuka
1 sdm tepung maizena, larutkan dengan sedikit air
CARA MEMBUAT:
1. Bola ayam udang: campur ayam dan udang, aduk rata. Tambahkan dengan
tepung sagu, telur, garam, merica, dan bumbu penyedap serba guna rasa ayam,
aduk rata. Tambahkan tumisan bawang putih, aduk rata.
2. Panaskan minyak, ambil adonan sesendok-sendok, bentuk bola dan goreng
hingga cokelat keemasan, angkat, sisihkan.
3. Saus: campur sari jeruk dengan saus tomat, jahe, gula, dan cuka masak,
didihkan. Setelah mendidih, kentalkan dengan larutan maizena, masak hingga
mengental, tambahkan nanas, wortel, dan kacang polong, masak sebentar,
angkat.
4. Siapkan pinggan, taruh bola ayam udang, tuangkan saus dan isiannya. Sajikan
hangat.
Untuk: 6 orang
CHICKEN SNITZEL
Bahan :
2 daging dada ayam tanpa tulang
1 bungkus (80 gram) Royco tepung bumbu serbaguna rasa pedas
minyak untuk menggoreng, secukupnya
Setup sayuran :
1 sdm margarin
300 gram kentang kecil (rendang), kukus matang, kupas
2 batang wortel, potong menurut selera
200 gram buncis, rebus matang
1 sdt gula pasir
¼ sdt garam
Pelengkap : daun selada, tomat, saus tomat, saus sambal atau mayonaise
Cara membuat :
1. Daging dada ayam potong dua bagian, memarkan hingga pipih.
2. Celupan : 3 sdm Royco tepung bumbu dengan 50 ml air, aduk rata. Celupkan
daging kedalam adonan dan lumuri dengan sisa tepung, hingga tertutup
seluruh daging
3. Setup sayuran : panaskan margarin, masukkan kentang, wortel dan buncis,
aduk rata, tambahkan gula pasir dan garam, aduk rata, masak sebentar, angkat.
4. Panaskan minyak goreng, goreng daging hingga matang kecoklatan, angkat.
5. Sajikan hangat hias dengan daun selada, tomat, lengkapi dengan saus tomat,
saus sambal dan mayonaise.
Untuk : 4 orang
BAHAN:
1 dada ayam, haluskan
150 gram udang, haluskan
50 gram tepung sagu
1 butir telur
1 sdt garam dan 1/2 sdt merica bubuk
2 sdt bumbu penyedap serba guna rasa ayam
3 siung bawang putih, cincang halus, tumis
1 buah nanas, potong menurut selera
100 gram kapri
Minyak goreng secukupnya
SAUS:
250 ml sari jeruk manis
3 sdm saus tomat
3 cm jahe, memarkan
1 sdm gula pasir
1 sdm cuka
1 sdm tepung maizena, larutkan dengan sedikit air
CARA MEMBUAT:
1. Bola ayam udang: campur ayam dan udang, aduk rata. Tambahkan dengan
tepung sagu, telur, garam, merica, dan bumbu penyedap serba guna rasa ayam,
aduk rata. Tambahkan tumisan bawang putih, aduk rata.
2. Panaskan minyak, ambil adonan sesendok-sendok, bentuk bola dan goreng
hingga cokelat keemasan, angkat, sisihkan.
3. Saus: campur sari jeruk dengan saus tomat, jahe, gula, dan cuka masak,
didihkan. Setelah mendidih, kentalkan dengan larutan maizena, masak hingga
mengental, tambahkan nanas, wortel, dan kacang polong, masak sebentar,
angkat.
4. Siapkan pinggan, taruh bola ayam udang, tuangkan saus dan isiannya. Sajikan
hangat.
Untuk: 6 orang
CHICKEN SNITZEL
Bahan :
2 daging dada ayam tanpa tulang
1 bungkus (80 gram) Royco tepung bumbu serbaguna rasa pedas
minyak untuk menggoreng, secukupnya
Setup sayuran :
1 sdm margarin
300 gram kentang kecil (rendang), kukus matang, kupas
2 batang wortel, potong menurut selera
200 gram buncis, rebus matang
1 sdt gula pasir
¼ sdt garam
Pelengkap : daun selada, tomat, saus tomat, saus sambal atau mayonaise
Cara membuat :
1. Daging dada ayam potong dua bagian, memarkan hingga pipih.
2. Celupan : 3 sdm Royco tepung bumbu dengan 50 ml air, aduk rata. Celupkan
daging kedalam adonan dan lumuri dengan sisa tepung, hingga tertutup
seluruh daging
3. Setup sayuran : panaskan margarin, masukkan kentang, wortel dan buncis,
aduk rata, tambahkan gula pasir dan garam, aduk rata, masak sebentar, angkat.
4. Panaskan minyak goreng, goreng daging hingga matang kecoklatan, angkat.
5. Sajikan hangat hias dengan daun selada, tomat, lengkapi dengan saus tomat,
saus sambal dan mayonaise.
Untuk : 4 orang
TERSENYUMLAH
Bila kau diam
Angin runyam
Dunia kelam
Aku karam dalam suram
Bila kau berpaling
Samudera mengering
Dunia pun berhenti berkeliling
Tersenyumlah...!!
Sesungguhnya senyum mu menghapus seribu pilu
Sesungguhnya senyum mu meredam sejuta ragu
Angin runyam
Dunia kelam
Aku karam dalam suram
Bila kau berpaling
Samudera mengering
Dunia pun berhenti berkeliling
Tersenyumlah...!!
Sesungguhnya senyum mu menghapus seribu pilu
Sesungguhnya senyum mu meredam sejuta ragu
Langganan:
Postingan (Atom)